New User? Register   |   Sign In   |   Help
FAQ   |   Sitemap   |   Contact Us
Home Torto/Turtle Accessories Food Medicine Collection Articles Story Contact Us
Story
Kisah Resep Tulang Naga, Aksara Kuno Misterius, dan Sejarah Cina


Aksara Cina kuno di tempurung kura-kura yang belum bisa terpecahkan. (National Museum of Chinese Writing)

Siapa sangka tulang naga ternyata ada dan menjadi resep obat-obatan pada era Cina kuno.
Tentunya, bukan tulang naga sebetulnya. Melainkan tempurung kura-kura raksasa.

Seperti dilansir laman berita The New York Post, tempurung tersebut ditemukan pertama kali pada 1899 oleh Wang Yirong, peneliti aksara kuno Cina, yang saat itu terkena malaria. Tempurung kura-kura berumur 3.000 tahun yang disebut sebagai "resep tulang naga".  Sekadar informasi, di Cina, tempurung kura-kura dipercaya sebagai obat penambah stamina dan malaria.

Awalnya, dia ingin menghaluskannya sebagai obat malaria. Namun, dia menyadari bahwa ada tulisan kuno yang cukup penting di balik tempurung tersebut. Dia pun langsung menghentikan proses penghalusan tulang "naga" itu.

Setelah diselidiki, tulisan kuno tersebut ternyata berasal dari Dinasti Shang, kerajaan yang berkuasa di wilayah timur Cina. Dia lalu mencari ke beberapa apotek setempat dan berhasil menyelamatkan beberapa tempurung yang juga memiliki aksara kuno. Sejak saat itupun dia memulai penelitiannya untuk mengungkap misteri aksara kuno di tempurung naga.

Sayangnya, hingga Yirong meninggal, penelitiannya belum selesai. Sempat terbengkalai, Luo Zhenyu, ahli bahasa Cina kuno, akhirnya mengambilalih penelitian Yirong pada 1908. Dia jugalah yang berhasil mengungkap tempurung-tempurung tersebut berasal dari Anyang. Pada 1920, penggalian untuk mengungkap misteri "resep naga" dimulai.

Sejak saat itu, setidaknya ada 200 ribu tempurung kura-kura dan tulang-belulang hewan lainnya beraksara kuno ditemukan. Sebanyak 50 ribu di antaranya memiliki teks dari dinasti berbeda. Hampir semuanya ditemukan di dekat Anyang, daerah yang menjadi pusat pemerintahan Dinasti Shang, yang berkuasa selama 1600 sampai 1064 sebelum Masehi.

Dan sejak saat itu pula ahli linguistik Cina berhasil menerjemahkan 2.000 dari 5.000 karakter kuno. Meski begitu, karena kondisi dan nama daerah yang telah berubah, para peneliti sulit memverifikasi lokasi yang dimaksud dalam tulisan tersebut.

"Kami masih mendalami lebih lanjut dengan perbandingan naskah-naskah lain," kata Liu Fenghua, salah satu peneliti dari Zengzhou University, seperti dikutip dari laman berita South China Morning Post.

National Museum of Chinese Writing, selaku pemilik tempurung beraksara kuno tersebut, membuka sayembara dengan nilai yang cukup menggiurkan. Museum menawarkan hadiah 100 ribu Yuan, atau sekitar Rp 250 juta, untuk setiap kata yang berhasil diterjemahkan. Tentunya, dengan bukti yang cukup dan dikurasi oleh para ahli bahasa Cina kuno.
Dalam laman situs mereka, pihak Museum menjelaskan, tulisan-tulisan tersebut kemungkinan besar berisi prediksi masa depan dan sejarah Cina kuno. Dalam laman situs Cambridge University Library dijelaskan, bahwa tempurung beraksara kuno telah menjadi sumber sejarah bagi para peneliti.

"Tidak hanya berisi nama-nama kaisar Dinasti Shang, melainkan juga kapan pusat kota dibangun, tanaman yang umum, bencana, kejadian astronomi, hingga pernikahan keluarga kerajaan," demikian yang tertulis di laman situs.

Tertarik untuk mencoba menerjemahkannya? Silakan datang ke National Museum of Chinese Writing.



Sumber:
https://tekno.tempo.co/read/news/2017/08/02/095896393/kisah-resep-tulang-naga-aksara-kuno-misterius-dan-sejarah-cina/1

Story
Kisah Resep Tulang Naga, Aksara Kuno Misterius, dan Sejarah Cina
Bagaimana Sang Kura-Kura Mendapatkan Banyak Bekas Luka
RASA TERIMA KASIH SEEKOR KURA-KURA
Perlombaan Antara Kelinci Dan Kura-kura
Kura Kura dan Burung Merak
Kura-Kura
Kenapa Kura-kura Hidup di Air?
Membangun Industri Dalam Negeri
Memilih Pengganti Raja Hutan
Suni Si Kura-Kura
Filosofi Kura-Kura
Balas Budi sang Kura-Kura
Kisah Kura-kura dаn Monyet Licik
Kura-kura dan Sepasang Itik
Kisah 3 Persahabatan Antara Kura-kura, Siput, Dan Katak
MELIHAT dan MELIHAT
Hidup Sehat Gaya Kura-kura
Yertle, The Turtle King
Kura-kura Belajar Berlari
Kura-kura dan Burung Elang
Kura-kura yang Tangguh
Telur Kura-Kura
Kisah Urashima Taro
Kelinci Sombong dan Kura-kura
Dongeng dari Negeri Kura-kura
Products
Torto/Turtle Accessories
Food Medicine
Collection
Site Information
Home
About Us
Articles
Story
Video
News
Guest Book
Help
Contact Us
FAQ
Sitemap
My Account
Newsletter
Enter your email address to subscribe our mailing list:
We take your privacy very seriously
© 2011-2017 Kurakuraku. All rights reserved.   Terms and Conditions   •   Privacy Policy